Thursday, June 26, 2008

RS.VITA INSANI SUKSES LAKSANAKAN BEDAH OTAK

Rumah Sakit Vita Insani ( RSVI ) Jl. Merdeka No. 329 Pematangsiantar sukses melaksanakan operasi bedah otak terhadap Ramot Sinurat ( 19 tahun ) warga Huta Padang, Mandoge, Kabupaten Asahan, korban kecelakaan lalu lintas ( Lakalantas ) Minggu 1 Juni 2008. Setelah kejadian lakalantas korban mengalami pendarahan diotak, sehingga kondisinya kritis serta mengancam nyawanya sehingga harus menjalani operasi.

Ibu korban Siti Nurlaili Sitorus ( 40 tahun ) saat diwawancara SIB di Rumah Sakit vita Insani Pematangsiantar mengungkapkan, anaknya Ramot Sinurat mengalami kecelakaan bersama pamannya, Hidayat Sitorus. Saat peristiwa, korban mengendarai sepeda motor yang berusaha menghindari percobaan perampokan di Bangun, Huta Padang Mandoge Asahan, Sabtu 31 Mei 2008 malam.

Korban berusaha memacu sepeda motornya, namun naas terperosok kedalam parit hingga mengalami benturan dikepala yang mengakibatkan pendarahan di otak. Korban bersama pamannya ditolong wargadan dibawa ke klinik untuk pertolongan Medis. Namun karena kondisinya kritis, pihak Klinik merujuk ke Rumah Sakit Vita Insani.

Direktur Rumah Sakit Vita Insani : Alpin Hoza mengatakan saat berada di IGD, tim dokter Rumah Sakit Vita Insani segera melakukan diagnosa berupa pemeriksaan standar, termasuk CT Scan, dan ditemukan gumpalan darah di otak.

Untuk menyelamatkan nyawa korban, jalan satu-satunya adalah tindakan bedah otak, dan ini baru petama kalinya dilakukan pihak Rumah Sakit Vita Insani, ujar dr.Alpin Hoza.

Setelah pihak keluarga korban menyetujui saran dari Rumah Sakit tim dokter yang terdiri dari : dr.Ridho Darmajaya, SpBS, dr.Adi Rubianto, SpAN, dan dr. Indra Bhakti, SpS segera melakukan operasi. Setelah menjalani operasi selama tiga jam, darah beku sebanyak 60cc yang menggumapl dikepala dapat dikeluarkan.

Untuk melakukan oeprasi bedah otak, Batok kepala korban sebelumnya dibuka, lalu darah yang beku dikeluarkan. Bedah otak ini disebut dengan Trepanase, “ kata Direktur Rumah Sakit Vita Insani dr.Alpin Hoza dan Direktur PT Vita Insani Sentra Medika dr.med.Sarmedi Purba, SpOG.

Menurut dr.Alpin Hoza, kondisi Ramot kini sudah membaik, walau masih dirawat intensif di ruang ICU Rumah Sakit Vita Insani. Diharapkan dua atau tiga hari mendatang, Ramot sudah bisa sadar. “Kapan sadar sepenuhnya tidak bisa dipastikan, namun dari indikator alat yang tersedia, menunjukkan perbaikan, matanya sudah bergerak, pernafasan menggunakan mesin juga sudah dicabut”, ujarnya. (SIB 22-6-2008)

1 comment:

Anonymous said...

Saya kagum kredibilitas bapak. Saya adalah warga desa huta padang yang sekarang menempuh kuliah di yogyakarta. Terima kasih informasinya. Di desa huta padang sungguh banyak makan korban kecelakaan, ini jangan di abaikan pemerintah setempat, Desa huta padang adalah jalan lintas ada baiknya rambu-rambu lintas di buat secara berkala, agar pemakai jalan bisa belajar. Kita memang tau budaya kita terkenal dengan watak keras, akan tetapi kita harus berbuat. Kapan lagi jika tidak di awali dari sekarang?
Terima kasih, saya tunggu balasan komentar dari bapak.